Persaksian Keimanan (syahadat) Bag 2

Persaksian Keimanan (syahadat)Arti dari Muhammad Rasullullah
Tejemah perkatanya adalah, Muhammad: nabi Muhammad; Rasul: utusan; Allah: Allah.
Secara keseluruhan berarti “ Nabi Muhammad adalah Utusan Allah”.
Dengan mempersaksikan kalimat ini, maka seseorang menegaskan bahwa Muhammad adalah seorang nabi dan seorang rasul (utusan) yang Allah utus ke tengah-tengah manusia untuk menyampaikan pesan-pesan Allah,sebagaimana para nabi dan rasul lainnya
. Persaksian atas kalimat ini membawa beberapa implikasi, diantaranya:
1. Mengimani bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul yang terakhir.

Muhammad bukanlah bapak dari seorang laki-laki diantara kalian akan tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup para nabi, dan Allah Mahamengetahui segala sesuatu”. (quran 33:40)

2. Mengimani bahwa Nabi Muhammad telah menyampaikan pesan-pesan Allah dengan amanah tanpa mengurangi sedikitpun sebagaimana yang dia terima dari Allah.
“Pada hari ini telah Kusempurnakan bagi kalian agama kalian, dan Aku telah cukupkan nikmat-Ku atas kalian, dan AKu telah meridhai untuk kalian Islam sebagai agama kalian”. (quran 5:3).

3. Mengimani bahwa Nabi Muhammad adalah nabi untuk seluruh umat manusia.
“katakanlah (Muhammad),”wahai manusia! Aku adalah utusan Allah untuk kalian semua..” (quran 7:158).

4. Mengimani bahwa segala hal yang Nabi Muhammad katakan tentang agama adalah wahyu yang diturunkan oleh Allah. Nabi Muhammad dijadikan sebagai suri tauladan yang ditaati, mengingat apa yang beliau katakan adalah dari Allah, sehingga dengan menaati beliau berarti juga telah menaati Allah.

“dan tidaklah yang diucapkannya itu (al quran) menurut keinginannya. Itu tidak lain adalah wahyu yang di wahyukan kepadanya”. (quran 53:3-4).

“barang siapa yang menaati Rasul, maka dia telah menaati Allah”. (quran 4:80)

5. Kita harus beribadah kepada Allah menurut hukum/syariat yang dibawa oleh Nabi Muhammad. Syariat nabi Muhammad menghapus syariat nabi-nabi sebelumnya, termasuk syariat Nabi Musa.
“dan barang siapa yang mencari agama selain Islam, maka ia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi”. (quran 3:85).
6. Mencintai dan menghormati Nabi Muhammad, mengetahui akhlaknya, pengorbanannya dalam menyebarkan agama tauhid ini dan bersabar dalam menghadapi musuh-musuhnya. Semakin kita mengenal akhlak dan kehidupan beliau, maka kita akan semakin mencintai beliau.

Ringkasnya,persaksian Muhammad Rasulullah berarti menaati Nabi atas apa yang beliau perintahkan, mengimani apa yang beliau kabarkan, meniggalkan apa yang beliau larang, dan menyembah Allah dengan cara yang telah beliau contohkan.

Comments

Popular posts from this blog

Tatacara Shalat Wajib 5 Waktu untuk Pemula Dilengkapi Gambar

Menentukan Tibanya Waktu Shalat Tanpa Jam dan Jadwal

Bagaimana Seorang Mualaf Memperdalam Ilmu Agamanya

9 Amalan Yang Harus Dibiasakan Seorang Mualaf

Pentingnya menuntut ilmu dalam Islam