Beriman Kepada Hari Kiamat

rincian beriman padahari kiamat
Kita pernah mendengar ada seseorang yang mengaku mengetahui kapan datangnya hari kiamat. Sebuah suku tertentu telah meramalkan datangnya hari kiamat. Kemudian berangkat dari ramalan-ramalan mereka, sekelompok orang melakukan ritual-ritual tertentu bahkan ada yang melakukan bunuh diri massal “menyambut” datangnya hari kiamat.


Lalu, bagaimana pandangan Islam mengenai hari kiamat? Kita akan memasuki pembahasan tentang iman kepada hari kiamat, apa saja cakupannya, kejadian-kejadian apa saja yang akan mucul pada hari tersebut, kemudian akan disinggung pula sedikit tentang surga dan neraka.

Islam telah menyebutkan bahwa akan ada suatu hari dimana Allah akan membangkitkan dan mengumpulkan semua makhluk-Nya. Dari makhluk yang pertama diciptakan sampai yang terakhir, kemudian akan mengadili mereka. Manusia akan memasuki tempat tinggalnya yang terakhir, yaitu surga atau neraka.

1. Mengimani adanya nikmat dan siksa kubur

Seorang muslim mengimani bahwa ketika seseorang telah meninggal dunia, dia akan memasuki kehidupan di alam kubur. Salah satu kejadian yang pertama kali dialami manusia di alam kubur adalah ujian di alam kubur. Kemudian akan ada nikmat dan adzab kubur. Pada dasarnya seorang muslim harus mengimani rincian peristiwa di alam kubur sebagaimana yang telah datang penjelasannya di dalam alquran dan sunnah.

2. Peristiwa-peristiwa di hari kiamat

Jika telah tiba hari kiamat, Allah akan memerintahkan malaikat Israfil untuk meniup terompet. Pada tiupan yang pertama maka semua penduduk langit dan semua penduduk bumiakan tidak sadarkan diri, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Bumi akan diratakan dan gunung-gunung akan menjadi debu. Langit akan menurunkan hujan selama empat puluh hari. Orang-orang akan dibangkitkan dalam wujud aslinya dari dalam kubur. Malaikat isrofil akan meniup terompet untuk kedua kalinya. Lalu manusia akan dibangkitkan dari kuburnya.

Orang-orang yang tidak beriman dan orang-orang munafik akan terkejut dan penuh penyesalan.mereka baru menyadari bahwa apa yang pernah dikatakan orang-orang yang beriman sekarang menjadi kenyataan. Para malaikat akan membawa manusia ke tempat berkumpul yaitu padang mahsyar, dalam kondisi tidak berpakaian,tidak beeralas kaki dan tidak bersunat. Manusia pertama yang akan diberi pakaian adalah Nabi Ibrahim.

Di padang mahsyar matahari akan didekatkan ke kepala manusia. Manusia akan tergenang dengan keringatnya sesuai dengan amalnya ketika di dunia. ada juga manusia yang mendapat naungan dari Allah. Ketika kondisi akan menjadi tak tertahankan, manusia akan memohon kepada Allah untuk memungkinkan para Nabi dan Rasul untuk memberi syafaat atas nama mereka untuk menyelamatkan mereka dari marabahaya. Semua nabi yang manusia mintai syafaatnya tidak ada yang mampu memberi syafaat, sampai Nabi Muhammad  diizinkan untuk memberikan syafaat dan dengan demikian Penghakiman akan segera dimulai.

Mizan(timbangan amal)

Mizan akan ditetapkan dan perbuatan manusia akan ditimbang. Mizan tersebut akan menjadi nyata. Allah akan mewujudkan amal makhluk-Nya dalam wujud nyata yang memiliki berat , mewakili beratnya berat perbuatan makhluk-Nya. Perbuatan baik akan ditempatkan dalam satu sisi timbangan dan perbuatan jahat akan ditempatkan di sisi lain, sebagaimana Allah telah menginformasikan dalam Al-Qur'an.

Buku Catatan Amal

Pengungkapan catatan amal perbuatan yang dilakukan dalam hidup ini akan mengikuti. Manusia yang menerima catatan amalnya di tangan kanannya akan memiliki perhitungan yang mudah. Dia akan dengan senang hati kembali ke keluarganya. Namun, orang yang menerima catatan amal di tangan kirinya akan berharap dia mati, binasa dan tidak dihidupkan lagi karena ia akan dilemparkan ke dalam neraka. Dia merasakan penuh penyesalan dan berharap bahwa ia tidak menerima catatan amalnya atau bahwa ia tidak mengetahhuinya.

Maka Allah akan menghakimi ciptaan-Nya. Mereka akan diingatkan dan diberitahu tentang perbuatan baik dan jahat mereka. Orang yang beriman akan mengakui dosa-dosa mereka dan diampuni. Orang-orang kafir tidak akan memiliki perbuatan baik yang bisa menyelamatkannya, karena orang yang tidak beriman amal perbuatan baiknya sia-sia. Beberapa ulama berpendapat bahwa hukuman dari orang yang tidak beriman dapat dikurangi sebagai pengganti perbuatan baiknya, kecuali hukuman dari dosa besar bahwa ia tidak beriman.

Telaga Nabi

Setiap Nabi akan memiliki Telaga, akan tetapi telaga Nabi kita akan menjadi yang terbesar, paling manis, dan dengan jumlah pengunjung terbanyak. Airnya akan lebih manis daripada madu dan lebih putih dari susu; peralatan yang akan menjadi banyak seperti bintang-bintang; dan siapa saja yang memuaskan dahaganya sekali di telaga nabi, setelah itu dia tidak akan haus lagi.

Shirat

Shirat adalah jembatan nyata yang akan dibentangkan di atas neraka memanjang antara surga dan neraka. Siapa saja yang teguh pada agama Allah dalam kehidupan ini akan merasa mudah untuk melewatinya. Jembatan ini akan menjadi lebih tipis dari rambut dan lebih tajam dari pedang! Ada yang sanggup melewatinya secepat kedipan mata, angin, secepat kuda berlari, secepat larinya unta, atau dengan kecepatan berjalan normal. Beberapa bahkan ada yang merangkak. Mereka akan diraih oleh kait besi dan didorong masuk ke dalam neraka. Orang yang melintasi Shirat akan masuk ke dalam surga.

Syafaat

Syafaat mempunyai tiga syarat:

Pertama, Allah meridhai orang yang memberi syafaat.

Kedua, Allah meridhai orang yang diberi syafaat.

Ketiga, Allah mengizinkan pemberi syafaat untuk memberi syafaat.

Syarat-syarat di atas secara global dijelaskan Allah dalam firman-Nya

وَكَم مِّن مَّلَكٍ فِي السَّمَاوَاتِ لاَتُغْنِى شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا إِلاَّ مِن بَعْدِ أَن يَأْذَنَ اللهُ لِمَن يَشَآءُ وَيَرْضَى “

Dan berapa banyaknya malaikat di langit, syafaat mereka sedikit pun tidak berguna kecuali sesudah Allah mengizinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridhai (Nya).” (QS. An-Najm: 26)

Kemudian firman Allah, “Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya.” (QS. Al-Baqarah: 255)

Jenis Syafaat

Tiga bentuk syafaat yang khusus untuk Nabi:

1) Nabi akan membuat syafaat pertama, yang disebut Syafaat uzhma, yaitu syafaat agar manusia segera ditimbang amalannya ketika mereka menanti di padang mahsyar.

2) Yang kedua untuk mendapatkan izin bagi penghuni surga untuk memasuki surga.

3) Nabi akan diizinkan untuk memberi syafaat atas nama beberapa orang kafir untuk mendapatkan keringanan adzab di neraka.

4) Jenis terakhir syafaat adalah syafaat bagi mereka yang berada di neraka. Selain Nabi Muhammad, syafaat ini juga dimiliki nabi lainnya dan beberapa orang yang beriman yang saleh.

Syafaat ini digunakan untuk:

(I) orang-orang yang tidak akan pernah masuk neraka meskipun mereka pantas mendapatkannya, dan

(Ii) orang-orang yang akan masuk neraka, tetapi tidak kekal di dalamnya. Akhirnya Allah Yang Maha Penyayang akan mengambil beberapa orang dari neraka dengan karunia-Nya yang tak terbatas.

Surga & Neraka

Keduanya adalah nyata, sudah ada, dan akan terus ada selamanya. Kebahagiaan penduduk surga tidak akan pernah berakhir dan hukuman dari orang-orang kafir dihukum neraka tidak akan pernah berhenti. Surga memiliki segalanya yang kita inginkan. Semua keinginan akan terpenuhi. Istana, hamba, kekayaan, aliran susu dan madu, wewangian menyenangkan, suara menenangkan, pasangan yang suci; seseorang tidak akan pernah bosan, dan akan merasakan kenikmatan terbesar untuk melihat Wajah Allah Neraka akan menjadi tempat hukuman bagi orang-orang kafir dan pemurnian bagi orang-orang beriman yang berdosa. Neraka memiliki berbagai jenis penyiksaan dan hukuman: terbakar oleh api, air mendidih untuk diminum, rantai, dan tersedak kolom api. Untuk orang-orang kafir itu tidak akan pernah berakhir karena mereka akan tinggal di dalamnya selamanya. Adapun orang-orang beriman yang berdosa pada akhirnya akan dibawa keluar dari neraka oleh salah satu syafaat yang disebutkan di atas.

silahkan anda dengarkan juga rekaman ceramah kajian MP3 Kehidupan Setelah Kematian.

Comments

iklan

iklan
Bimbingan Islam Untuk Pribadi dan Masyarakat

Popular posts from this blog

Tatacara Shalat Wajib 5 Waktu untuk Pemula Dilengkapi Gambar

Menentukan Tibanya Waktu Shalat Tanpa Jam dan Jadwal

Bagaimana Seorang Mualaf Memperdalam Ilmu Agamanya

9 Amalan Yang Harus Dibiasakan Seorang Mualaf

4 Alasan Mengapa Seseorang Masuk Islam

Pentingnya menuntut ilmu dalam Islam

Tata Cara Mandi Besar Sesuai Petunjuk Nabi

TATA CARA MENGERJAKAN WUDHU YANG BENAR SESUAI SUNNAH