Beriman Kepada Malaikat

Beriman Kepada Malaikat
Satu diantara rukun iman yang harus diimani oleh orang-orang yang beriman adalah iman kepada malaikat Allah.Tidak seperti yang disangkakan orang yang tidak berilmu, malaikat bukanlah kekuatan kebaikan yang ada di alam, bukan pula wujud hologram, maupun sekedar ilusi. Malaikat juga bukan sesosok bayi yang bersayap, bisa terbang ke sana ke mari, dan diatas kepalanya ada lingkaran halo seperti bulan sebagaimana yang sering digambarkan dalam film-film barat.
Sebenarnya, malaikat adalah makhluk nyata dan benar-benar ada, hanya saja mereka tidak nampak oleh penglihatan mata kita. Malaikat juga tidak memiliki sifat-sifat ketuhanan, bukan sesuatu yang berhak disembah. Malaikat bukanlah perantara untuk doa-doa yang kita panjatkan kepada Allah, bukan pula perantara dalam peribadatan kita kepada Allah. Bahkan seluruh malaikat berserah diri kepada Allah, dan selalu menjalankan perintah-perintah Allah. Tidak ada pembagian malaikat baik dan malaikat jahat. Tidak benar pula anggapan bahwa ketika manusia telah meninggal dunia, maka dia akan menjadi malaikat.

Penciptaan malaikat
Malaikat adalah makhluk yang diciptakan Allah dari cahaya sebelum Allah menciptakan manusia. Malaikat adalah makhluk dengan wujud yang indah dan memiliki sayap sebagaimana yang digambarkan Allah di dalam al-quran. Malaikat juga memiliki ukuran fisik yang besar. Malaikat yang terbesar adalah Malaikat Jibril. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjumpai malaikat jibril dalam wujud aslinya, di mana malaikat jibril memiliki enam ratus sayap yang menutupi ufuk. Kemudian ada juga para malaikat yang bertugas membawa Arsy Allah. Para malaikat ini adalah di antara malaikat dengan ukuran yang paling besar. Para malaikat ini mencintai orang-orang yang beriman dan memohonkan ampun kepada Allah atas dosa-dosa orang-orang yang beriman.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,” aku telah mandapat izin untuk menceritakan tentang salah satu dari malaikat Allah yang memikul arsy Allah. Jarak antara cuping telinganya dengan bahunya adalah setara dengan jarak tujuh ratus tahun perjalanan”. (hadits abu dawud)
Para malaikat tidak makan dan minum. Ketika Nabi Ibrahim menghidangkan makanan kepada para tamu malaikat yang menyamar sebagai manusia untuk membawa kabar gembira akan kelahiran seorang putra, para malaikat tadi menolak untuk makan.
“lalu dihidangkannya kepada mereka(tetapi mereka tidak mau makan). Ibrahim berkata,’mengapa tidak kamu makan?’. Maka (Ibrahim) merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata,’janganlah kamu takut’, dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak)”. (Quran surat 51:27-28)
Para malaikat juga tidak pernah bosan dan tidak pula lelah dalam berdzikir dan menyembah Allah .
“mereka (malaikat) bertasbih tidak henti-hentinya malam dan siang”. (quran surat 21:20)

Berapa jumlah malaikat?
Ada berapa sebenarnya jumlah malaikat itu? Hanya Allah yang tahu. Baitul ma’mur, suatu tempat di langit yang posisinya tepat secara vertikal di atas kakbah, dalam setiap harinya ada tujuh puluh ribu malaikat yang masuk ke baitul ma’mur. Malaikat yang sudah masuk tidak akan keluar lagi. Jumlah itu belum termasuk malaikat-malaikat lainnya.
Nama-nama Malaikat
Kita diminta untuk mengimani nama-nama malaikat yang telah disebutkan di dalam al quran dan sunnah. Diantara mereka adalah Jibril, Mikail,Isrofil, dan lain-lain.
Kemampuan malaikat
Malaikat memiliki kekuatan yang besar yang diberikan oleh Allah kepada mereka. Mereka memiliki kemampuan merubah wujud. Seperti ketika malaikat jibril mendatangi Maryam dengan wujud seorang laki-laki.
“lalu Kami mengutus roh Kami (jibril) kepadanya, maka dia menampakkan diri di hadapannya dalam bentuk manusia yang sempurna”. (Quran surat 19:17)
Malaikat mendatangi Nabi Ibrahim juga dalam wujud manusia. Pada awalnya Nabi Ibrahim tidak mengetahui bahwa mereka adalah malaikat sampai mereka mengungkap sendiri jati diri mereka kepada Nabi Ibrahim. Jibril juga pernah mendatangi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam wujud yang berbeda-beda. Suatu ketika dalam wujud laki-laki yang tampan, di kesempatan lain dalam wujud seorang arab badui.
Kemampuanyang lain adalah kecepatan. Kita mengetahui bahwa cahaya memiliki kecepatan yang paling tinggi. Sedangkan malaikat mampu melakukan perjalanan yang lebih cepat dari cahaya.
Tugas-tugas malaikat
Para malaikat memiliki tugas yang berbeda-beda. Misalnya saja malaikat Mikail yang memiliki tugas untuk menurunkan hujan, mengarahkan hujan ke tempat yang Allah kehendaki. Ada juga malaikat yang bertugas untuk meniup terompet pada hari kiamat. Kemudian ada malaikat maut yang bertugas mencabut nyawa.
“katakanlah,’malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu,kemudian kepada Tuhanmu, kamu akan dikembalikan”. (quran 32 : 11)
Ada juga malaikat penjaga, yang menjaga seseorang sepanjang hidupnya, menjaga saat dia beprgian atau saat sedang di rumah, saat tertidur maupun saat sadar.
“baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah”.(quran 13 : 11)
Ada malaikat yang bertugas mencatat amal perbuatan manusia, yang baik maupun yang buruk. Kemudian ketika manusia memasuki alam kubur, ada malaikat yang bertugas memberikan pertanyaan kepadanya di alam kubur.
Ada malaikat yang bertugas untuk meniupkan roh ke janin yang ada dalam rahim. Masih banyak lagi tugas-tugas malaikat yang tidak kami jelaskan di sini.
Malaikat adalah makhluk ciptaan Allah yang mulia. Mereka memiliki nama, tugas, dan kemampuan yang berbeda-beda. Allah mampu menciptakan apa saja yang Dia kehendaki. Wallahu a’lam.

Comments

iklan

iklan
Bimbingan Islam Untuk Pribadi dan Masyarakat

Popular posts from this blog

Tatacara Shalat Wajib 5 Waktu untuk Pemula Dilengkapi Gambar

Menentukan Tibanya Waktu Shalat Tanpa Jam dan Jadwal

9 Amalan Yang Harus Dibiasakan Seorang Mualaf

Bagaimana Seorang Mualaf Memperdalam Ilmu Agamanya

Pentingnya menuntut ilmu dalam Islam

4 Alasan Mengapa Seseorang Masuk Islam

TATA CARA MENGERJAKAN WUDHU YANG BENAR SESUAI SUNNAH