Kehidupan Sehari-hari Seorang Muslim 2

kehidupan sehari-hari muslim
Menjadi seorang muslim yang cerdas dengan menjalani hari-harinya dengan aktifitas yang bernilai ibadah serta meninggalkan aktifitas-aktifitas yang tidak bermanfaat. “di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak bermakna”


Melanjutkan artikel sebelumnya ,Kehidupan Sehari-hari Seorang Muslim, maka kita menginjak pada bagian apa yang dilakukan seorang muslim di waktu siang sampai malam hari.

1. Seorang muslim menyantap makan siangnya dengan makanan yang halal dan baik. Tentu saja dengan etika makan Islami sebagaimana telah kita bahas pada artikel sebelumnya. Makan dengan tangan kanan, dan dimulai dengan membaca “bismillah”

2. Mendirikan shalat dzuhur empat rakaat ketika telah masuk waktunya. Bagi laki-laki hendaknya mengerjakan kewajiban shalat 5 waktu dengan berjamaah di masjid. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,”shalat berjamaah lebih utama dari shalat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat”.(shahih bukhari dan muslim). Adapun bagi seorang wanita muslimah, maka lebih baik mengerjakan shalatnya di rumahnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “jangan larang kaum wanita untuk pergi ke masjid, meskipun rumah-rumah mereka lebih baik bagi mereka”.

3. Seorang muslim memasuki waktu ashar lalu bergegas untuk mendirikan shalat ashar di awal waktu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,” barangsiapa meninggalkan shalat ashar maka ia seperti seseorang yang telah kehilangan (sebagian) keluarganya dan hartanya”. (shahih al Bukhari dan shahih Muslim)

4. Beranjak petang ,seorang muslim memasuki rumahnya seraya membaca do’a : “bismillahi walajna, wa bismillahi kharajna, wa ‘ala rabbina tawakkalna”. “dengan nama Allah kami masuk, dan dengan nama Allah kami keluar, dan hanya kepada-Nyalah kami bertawakal”. (hadits abu dawud)

5. Memasuki waktu maghrib, seorang muslim bersegera mendirikan shalat maghrib 3 rakaat. Seorang muslim laki-laki hendaknya selalu berusaha untuk mendirikan shalat wajib lima waktunya dengan berjamaah di masjid. Tidak lupa juga untuk membiasakan anak-anak kaum muslimin agar senantiasa menjaga shalatnya, dan terbiasa mendirikan shalat berjamaah di masjid.

6. Akan sangat baik jika kita mengisi waktu antara maghrib dan isya dengan membaca al quran bersama keluarga di rumah. Anda ajak keluarga anda untuk melakukan diskusi-diskusi ringan seputar keimanan kepada Allah, kisah para nabi, mendengarkan  rekaman kajian keislaman, memperbaiki bacaan al quran dan topik-topik keagamaan lainnya. Senantiasa berhati-hati dari acara-acara yang di tayangkan di televisi. Jangan sampai keluarga muslim menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menonton acara-acara yang tidak bermanfaat di televisi. Rasulullah bersabda “Kalian semua adalah pemimpin dan bertanggung jawab terhadap rakyat yang dipimpinnya. Seorang raja memimpin rakyatnya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya itu. Seorang suami memimpin keluarganya, dan akan ditanya kepemimpinannya itu. Seorang ibu memimpin rumah suaminya dan anak-anaknya, dan dia akan ditanya tentang kepemimpinannya itu. Seorang budak mengelola harta majikannya dan akan ditanya tentang pengelolaanya. Ingatlah bahwa kalian semua memimpin dan akan ditanya pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya itu.” [Al-Bukhari]

7. Mendirikan shalat isya 4 rakaat. “Shalat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya’ dan shalat subuh” (HR.Ahmad)

8. Hindarilah begadang di malam hari untuk hal-hal yang sia-sia, seperti menonton TV, bermain kartu, main game, dan yang sejenisnya. Jika anda menghindari aktifitas-aktifitas yang tidak bermanfaat tadi dengan niat semata-mata untuk mencari keridhoan Allah, maka hal itu terhitung sebagai amal shalih. Di samping itu, begadang di malam hari juga tidak baik untuk kesehatan dan bisa jadi kita akan bangun kesiangan sehingga terlewatkan dari shalat subuh berjamaah di masjid.

9. Setiap malam ketika Nabi hendak menuju tempat tidurnya, beliau menangkupkan kedua tangannya, lalu meniupkan padanya setelah sebelumnya beliau membaca surat al ikhlas, al falaq, dan an naas. Kemudian beliau mengusapkan kedua tangan beliau ke semua bagian tubuh beliau yang bisa terjangkau dengan kedua tangan beliau. (shahih bukhari dan muslim).

10. Disunnahkan juga ketika hendak tidur untuk berwudhu terlebih dahulu, lalu tidur berbaring pada sisi kanan tubuh.ehari-hari Seorang Muslim 2

Comments

Popular posts from this blog

Tatacara Shalat Wajib 5 Waktu untuk Pemula Dilengkapi Gambar

Menentukan Tibanya Waktu Shalat Tanpa Jam dan Jadwal

Bagaimana Seorang Mualaf Memperdalam Ilmu Agamanya

9 Amalan Yang Harus Dibiasakan Seorang Mualaf

Pentingnya menuntut ilmu dalam Islam