10 Citra Negatif Terhadap Islam bag 1- Islam Agama Terorisme?





 Islam tidak mengajarkan terorisme
everystockphoto.com
Sejak wilayah kaum muslimin mulai menyebar keluar dari jazirah arab, memperluas kekuasaan kekhalifahan Islam , maka muncullah mitos-mitos dan salah kaprah dalam memahami Islam. Hampir 1500 tahun yang lalu, Islam telah mengubah dunia. Banyak kesalahpahaman dalam memahami Islam yang diakibatkan oleh pencitraan negatif musuh-musuh Islam dan terkadang karena umat Islam sendiri yang  mengamalkan Islam tidak sebagaimana mestinya, mengamalkan Islam tanpa ilmu.
Diantara kesalahpahaman manusia tentang ajaran Islam yaitu:

1.       Islam mengajarkan terorisme

Pada dekade kedua abad ke-21 ini mungkin adalah saat dimana banyak terjadi pencitraan negatif terhadap Islam. Saat di mana terlihat banyak kerusakan dan terror yang terjadi di bumi ini. Banyak terjadi pembunuhan atas orang-orang yang tidak berdosa. Di tengah fitnah media bahwa Islam sumber ajaran kekerasan dan mendorong pemeluknya untuk melakukan terorisme, maka harus kita tegaskan kembali, bahwa justru di dalam Islamlah diatur secara mendetail mengenai hukum-hukum dan aturan-aturan dalam peperangan, dan Islam menempatkan nyawa seorang manusia sebagai sesuatu yang sangat bernilai yang harus dijaga.

“oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa barang siapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memlihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia...” (qs 5:32)

Di dalam Islam, membunuh jiwa yang tidak bersalah adalah hal yang dilarang. Ketika Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam mengirim para sahabat ke medan pertempuran, beliau berpesan,”berangkatlah dengan menyebut nama Allah, dan jangan membunuh orang-oramg tua,bayi, anak-anak ataupun kaum wanita. Sebarkanlah kebaikan dan berbuatlah kebaikan, karena Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.(hadits Abu Dawud).”jangan membunuh para biarawan yang tinggal di biara-biara” atau “jangan membunuh orang-orang yang duduk di tempat ibadah.(hadits imam ahmad). 

Aturan-aturan ini selanjutnya masih diterapkan pada masa kekhalifahan Abu Bakar. Beliau pernah berkata, “aku perintahkan kepada kalian 10 perkara, jangan membunuh kaum wanita, anak-anak, orang-orang tua dan orang lemah. Jangan menebang pohon buah-buahan, jangan merusak tempat tinggal, jangan menyembelih domba atau unta kecuali untuk makanan, jangan membakar lebah dan tidak menyerakkan mereka, jangan mencuri dari jarahan, dan jangan jadi pengecut.( ath thabari).

“dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangimu. Akan tetapi jangan melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang yang melampaui batas”.(QS 2:190)

Telah kita lihat bagaimana Islam mengatur etika dan hukum-hukum dalam pertempuran. Betapa Islam sangat menjaga jiwa manusia. Melindungi orang-orang yang lemah dan para biarawan yang tidak melakukan perlawanan. Jika dalam kondisi pertempuran saja Islam sangat adil, terlebih lagi dalam situasi damai.

Islam agama terorisme. Itulah salah satu kempanye negatif yang digunakan untuk menjatuhkan Islam bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan terorisme. Dengan mendakwahkan dan mengamalkan Islam berdasar ilmu, berdasar al quran dan sunnah nabi sesuai dengan pemahaman para shahabat nabi, maka tuduhan-tuduhan tadi akan terbantahkan.

Comments

iklan

iklan
Bimbingan Islam Untuk Pribadi dan Masyarakat

Popular posts from this blog

Tatacara Shalat Wajib 5 Waktu untuk Pemula Dilengkapi Gambar

Menentukan Tibanya Waktu Shalat Tanpa Jam dan Jadwal

9 Amalan Yang Harus Dibiasakan Seorang Mualaf

Bagaimana Seorang Mualaf Memperdalam Ilmu Agamanya

Pentingnya menuntut ilmu dalam Islam

4 Alasan Mengapa Seseorang Masuk Islam

TATA CARA MENGERJAKAN WUDHU YANG BENAR SESUAI SUNNAH