Bagaimana Seorang Mualaf Memperdalam Ilmu Agamanya

menuntut ilmu agama
Tahapan-Tahapan Seorang Muallaf Menuntut Ilmu
Masuk menjadi seorang muslim adalah sesuatu yang mudah. Semudah membaca dua kalimat syahadat.

Akan tetapi untuk menjalani hidup sebagai seorang muslim secara menyeluruh, anda membutuhkan usaha. Usaha untuk melaksanakan rincian-rincian yang terdapat dalam ajaran ajaran agama Islam.

Untuk mewujudkannya setiap muslim harus memiliki ilmu tentang rincian-rincian ajaran Islam itu. Maka mualaf hendaknya belajar, mempelajari ajaran agama Islam secara bertahap sesuai kemampuannya.

Hal pertama yang harus dilakukan ketika seseorang memutuskan untuk masuk Islam adalah mempelajari bagaimana cara seseorang beribadah kepada Allah dengan cara yang Allah ridhai.
Banyak sekali hadits(perkataan) Nabi yang menunjukkan pentingnya menuntut ilmu ini.

“Menuntut ilmu adalah kewajiban atas setiap muslim”. (hadits riwayat tirmidzi)

Pada pembahasan kali ini kami ingin mengetengahkan sebuah tahapan belajar, yang bisa seseorang jalankan agar mampu memegang teguh pondasi prinsip-prinsip ajaran Islam.

Pada dasarnya, hal yang harus dipelajari oleh seseorang yang baru masuk Islam ada 2, yaitu :


1.Ilmu tentang Allah dan Iman kepada Allah
Untuk itu bagi seorang mualaf, mulailah dari bagian yang paling pokok dan penting dari ajaran agama Islam, yaitu mengimani dan mengenal nama-nama dan shifat-shifat Allah.

Al quran diturunkan kepada Nabi Muhammad selama 23 tahun. Dalam masa tersebut, 13 tahun pertama digunakan oleh Nabi Muhammad untuk membimbing dan mengajarkan kepada para shahabat tentang Allah, keimanan kepada Allah, pengesaan dan penunggalan peribadatan hanya kepada Allah.
Baru setelah itu, dalam 10 tahun berikutnya para shahabat dikenalkan tentang syariat Islam yang lebih rinci.


Ketika seseorang beriman kepada Allah, maka ia harus menuntut ilmu yang dapat menguatkan keimanan dalam pikiran dan hatinya. Dia harus mempelajari nama-nama dan sifat-sifat Allah, sehingga dia mengetahui bahwa kesempurnaan adalah milik Allah saja, dan tidak ada cela dan kelemahan pada dzat Allah.


Rahmat Allah kepada seluruh ciptaan-Nya sangat besar. Kita tidak mampu menghitung nikmat-nikmat yang Allah berikan kepada kita dan seluruh makhluk-Nya.

Beriman kepada Allah adalah rukun iman yang pertama, dan ikrar terhadap keimanan ini adalah rukun Islam yang pertama. Maka menjadi jelas bagi kita bahwa beriman kepada Allah dan mengenal nama-nama dan sifat-sifat Allah adalah sesuatu yang sangat penting bagi seorang muslim.

 2. Ilmu Tentang Cara Beribadah yang Benar Kepada Allah
Setelah itu hendaklah menuntut ilmu tentang bagaimana cara beribadah kepada-Nya. Ibadah wajib yang pertama-tama dilakukan adalah melaksanakan shalat lima waktu sehari semalam.

Seseorang yang tidak menjalankan ibadah shalat kepada Allah tanpa adanya hal- hal yang menghalangi yang dibenarkan oleh syariat, maka dia telah melakukan sebuah dosa yang besar. Baca juga tulisan kami tentang kewajiban shalat 5 waktu.

Dengan menjalankan shalat, seorang muslim akan merasakan ketenangan jiwa. Hatinya menjadi bersih. Menjauhkan seseorang dari perbuatan keji dan mungkar. Shalat adalah saat seorang hamba menghadap kepada Tuhannya, merendahkan diri dan memohon ampunan dan kebaikan dari Allah.

Ibadah shalat juga menghimpun aktifitas badan dengan gerakan-gerakan shalat dan aktifitas lisan dengan bacaan-bacaan al quran yang dibaca dalam shalat. Dengan mengerjakan shalat inilah, seorang hamba berhubungan langsung dengan Penciptanya.

Sehingga mempelajari tata cara shalat dengan benar adalah hal penting yang harus segera dipelajari oleh seseorang yang baru saja masuk Islam.

Setelah dia bisa cara mengerjakan shalat, secara perlahan seorang mualaf beranjak untuk mempelajari rukun Islam lainnya, seperti puasa di bulan ramadhan, zakat untuk fakir miskin , dan haji bagi yang mampu.


Kondisi Seorang Mualaf

Sebelum seseorang memutuskan untuk memeluk agama Islam, bisa jadi dia telah memahami tentang hal-hal apa saja yang dituntut oleh Islam kepada seorang muslim.

Akan tetapi , kenyatannya hal ini tidak selalu mudah bagi setiap mualaf (orang yang baru saja masuk Islam). Hal yang sering terjadi adalah seseorang mungkin saja bisa menerima dan mengimani bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah, sehingga  dia memutuskan untuk masuk Islam. Tetapi, seorang mualaf seringkali belum mengetahui rincian ajaran agama Islam lebih jauh.

Sebagai sebuah permulaan, sebenarnya hal di atas sudah cukup. Dia sudah mengimani bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Selanjutnya, hendaknya dia segera menyediakan waktu untuk lebih memperdalam pengetahuannya tentang ajaran agama Islam.

Islam Bagi Mualaf
Perlu dipahami oleh setiap mualaf, bahwa Islam lebih dari sekedar sebuah agama ritual. Islam adalah sebuah jalan hidup. Di dalam Islam perbuatan apa saja yang dilakukan oleh seorang manusia merupakan sebuah bentuk amal ibadah, bila dilakukan dengan niat ibadah dan dengan cara yang sesuai dan / atau tidak melanggar ajaran agama.

Islam mengatur semua aspek kehidupan kita, mulai dari bagaimana kita tidur, makan, buang air, bekerja, bermasyarakat, bahkan Islam juga mengatur bagaimana kita melakukan hubungan suami istri. Bahkan menyingkirkan kerikil dari jalan yang dilalui orang - orang pun adalah sebentuk ibadah di dalam Islam.


Kami, blog ini ingin sekali untuk bisa membantu saudara - saudara seiman kami khususnya para mualaf dalam mempelajari dan memperdalam ajaran agama Islam. Semoga artikel ini bermanfaat.

Comments

  1. Terima kasih untuk pemahaman singkatnya... cukup jelas dan padat, sekali lagi saya berterima kasih banyak atas artikelnya.

    ReplyDelete

Post a Comment

iklan

iklan
Bimbingan Islam Untuk Pribadi dan Masyarakat

Popular posts from this blog

Tatacara Shalat Wajib 5 Waktu untuk Pemula Dilengkapi Gambar

Menentukan Tibanya Waktu Shalat Tanpa Jam dan Jadwal

9 Amalan Yang Harus Dibiasakan Seorang Mualaf

Pentingnya menuntut ilmu dalam Islam

4 Alasan Mengapa Seseorang Masuk Islam

TATA CARA MENGERJAKAN WUDHU YANG BENAR SESUAI SUNNAH