Islam Agama Orang Arab (10 Pencitraan negatif terhadap Islam bag-3)

islam agama sempurna untuk seluruh umat manusiaAda yang mengatakan bahwa Islam dan segala atributnya hanyalah budaya orang arab saja, atau minimal hanyalah agama yang khusus bagi orang arab. 

Dengan anggapan ini mereka menolak keseluruhan syariat Islam atau paling tidak menolak sebagian rincian syariat Islam yang tidak sesuai dengan hawa nafsu mereka.

Saya bukan orang arab, itu kan budaya orang arab.

Mereka mengatakan bahwa jilbab dan cadar hanya cocok dikenakan para wanita muslimah yang tinggal di negara arab saja yang suhunya panas dan sering terjadi badai gurun, sehingga jilbab dan cadar yang mereka kenakan bisa melindungi wajah mereka dari suhu tinggi maupun badai gurun.

Islam Agama Orang Arab?
Islam adalah agama yang diturunkan untuk semua bangsa, di setiap tempat, dan sepanjang waktu sampai hari kiamat. Nabi Muhammad memang adalah orang arab, dan Al-quran diturunkan dalam bahasa arab. Meskipun demikian, adalah tidak benar jika ada yang menganggap bahwa Islam adalah agama khusus untuk bangsa arab, semua muslim adalah orang arab, atau semua orang arab adalah muslim.

Allah Ta’ala berfirman:
قُلْ يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ لآ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ يُحْيِ وَيُمِيتُ فَئَامِنُوا بِاللهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ اْلأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
Katakanlah: “Hai manusia, sesung-guhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Dia, yang menghidupkan dan yang mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan RasulNya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Alloh dan kepada kalimat-kalimatNya (kitab-kitabNya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk. [QS. Al-A’rof (7): 158]

Bahkan pada kenyataannya bahwa jumlah terbanyak dari seluruh pemeluk Islam bukanlah orang arab (“Mapping the Global Muslim Population” by the Pew Forum on Religion & public life)
Meskipun banyak orang, khususnya yang tinggal di Barat, mengasosiasikan Islam dengan negara-negara arab, kenyataannya menurut Pew Research Center, hampir 2/3 muslim dunia tinggal di kawasan Asia Pasifik. Kemudian yang mengejutkan, jumlah muslim yang tinggal di India ditambah jumlah muslim di  Pakistan ( total 344juta jiwa) melebihi jumlah keseluruhan muslim yang tinggal di Timur Tengah ditambah jumlah muslim kawasan Afrika Utara (total 317 juta).

Mengapa Islam Berlaku Bagi Semua Bangsa?

Dan Nabi-Nabi dahulu (sebelum-ku) diutus khusus kepada kaumnya, sedangkan aku diutus kepada manusia semuanya.
[Hadits Shohih Riwayat Bukhori, no: 335]

Sesungguh-nya seandainya Nabi Musa masih hidup di tengah-tengah kalian, niscaya tidak halal baginya kecuali mengikutiku.” (HR. Ahmad no. 14220, dan Ibnu Abi Syaibah: 22163 dari Jabir radiyallahu ‘anhu)

Pada zaman dahulu sebelum nabi Muhammad, para nabi diutus hanya untuk kaumnya masing-masing. Itupun dalam jangka waktu tertentu. Saat itu antara satu bangsa dengan bangsa yang lain bisa jadi tidak saling terhubung. 

Alat transportasi belum secanggih sekarang. Maka dengan diutusnya seorang nabi yang diutus khusus bagi masing-masing bangsanya pada masa itu ada maslahat yang besar, dan memang sesuai dengan kondisi saat itu. Setiap nabi diutus kepada bangsanya dengan membawa syariat yang mengikat bangsanya saja.

Bangsa Israil, diutus untuk mereka Nabi dari bangsa mereka sendiri, seorang dari bangsa Israil dan menggunakan bahasa Bangsa Israil. Di tempat lain, ada Nabi Ismail yang diutus di negeri Arab. 

Dan (ingatlah) ketika Isa putera Maryam berkata: “Hai bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu. (ash-shof : 6)

Agama Akhir Zaman
Adapun di zaman nabi Muhammad, kondisinya tidaklah sama. Di zaman kita, zaman dimana Nabi Muhammad diutus adalah zaman kemajuan teknologi, zaman di mana diantara sesama manusia sudah saling terhubung. 

Seseorang yang ada di ujung barat Maroko bisa dengan mudah berkomunikasi dengan seseorang yang ada di ujung timur papua. Infrastruktur dan  jalur transportasi dibangun , sehingga antar sesama bangsa seakan akan tidak tersekat dan terbatasi diantara satu dengan yang lainnya. 

Pada kondisi yang demikian maka adanya satu agama yang berlaku di seluruh dunia  terdapat maslahat yang besar. Nabi Muhammad datang membawa syariat yang mengikat semua manusia di seluruh dunia di zaman ini. Itulah agama Islam yang sempurna yang dibawa oleh Nabi Muhammad.

Lalu, kenapa Al Quran Harus Berbahasa Arab
Jika demikian mengapa Al Quran diturunkan dalam bahasa arab? 
Jawabannya mudah saja. Al Quran diturunkan pertama kali kepada seorang Nabi yang menggunakan bahasa arab dan umat yang pertama kali di hadapi adalah orang arab. 

Bagaimana mungkin Al Quran menggunakan bahasa bukan bahasa arab sedangkan nabinya adalah orang arab yang berbahasa arab dan  diutus untuk kaum yang berbahasa arab??

Dan Jikalau kami jadikan Al Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: “Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?” apakah (patut Al Quran) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab?” (qs fushshilat:44)
Kami tidak mengutus seorang Rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka.(Ibrahim: 4)


Mengapa tidak diturunkan kepada setiap bangsa Kitab dengan bahasa mereka masing - masing?


Terlepas dari keistimewaan-keistimewaan bahasa arab sehingga dipakai sebagai bahasa al quran, sebenarnya alasan yang kami kemukakan di atas sudah cukup bagi kita untuk menjawab kenapa bahasa alquran adalah bahasa arab.

Al Quran berbahasa Arab tidak berarti bahwa Al Quran hanya untuk orang arab. Seperti yang telah kami singgung di depan, bahwa zaman di mana Nabi Muhammad diutus adalah zaman ketika antar bangsa tidak ada sekat-sekat lagi.

Kemajuan teknologi komunikasai dan megahnya sarana transportasi membuat seolah-olah manusia hidup di tempat yang sama. Perbedaan bahasa bukanlah kendala. Sangat mudah bagi umat Islam seluruh dunia untuk mendapatkan pengajaran Islam dan Al quran dalam bahasa ibu mereka masing-masing.

Firman Allah ‘Azza Wajalla :
وَأُوحِىَ إِلَيَّ هَذَا الْقُرْءَانُ لأُنذِرَكُم بِهِ وَمَن بَلَغَ
“Dan al-Qur`an ini diwahyukan kepadaku supaya dengannya aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang orang yang al-Qur`an sampai (kepadanya). “ (Al-An’am: 19).
Rasulullah Sallallahu ‘Alahi Wasallam bersabda :
لَيَبْلُغَنَّ هذَا الْأَمْرُ مَا بَلَغَ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ، وَلاَ يَتْرُكُ الله بَيْتَ مَدَرٍ وَلَا وَبَرٍ إِلاَّ أَدْخَلَهُ الله هٰذَا الدِّيْنَ، بِعِزِّ عَزِيْزٍ أَوْ بِذُلِّ ذَلِيْلٍ؛ عِزًّا يُعِزُّ الله بِه الْإِسْلَامَ وَأَهْلَهُ وَذُلاًّ يُذِلُّ الله بِهِ الْكُفْرَ.
“Agama ini benar-benar akan sampai ke (seluruh) tempat yang di-capai oleh siang dan malam, dan Allah tidak membiarkan ada satu rumah madani dan nomaden pun, melainkan Dia akan memasukkan Agama ini ke dalamnya; orang yang mulia dimuliakan dan orang yang hina dihinakan, kemuliaan yang dengannya Allah memuliakan Islam dan para pemeluknya serta kehinaan yang dengannya Allah menghinakan kekufuran.”(HR. Ahmad: 16632 dari Tamim ad-Dari radiyallahu ‘anhu )

Terjaganya Islam dengan Terjaganya Bahasa Asli Al Quran
Setelah yang kami kemukakan di atas, ingin kami sampaikan bahwa dengan terjaganya bahasa asli Kitab Suci umat Islam (bahasa arab) adalah sebuah kelebihan Islam.

Apa jadinya ketika Al Quran telah diterjemakan ke semua bahasa di dunia, dan tidak ada satupun bahasa asli Al Quran yang tersisa. Setiap bangsa merujuk pada Kitab terjemahannya masing - masing.

Anda tahu bahwa ketika sebuah bahasa diterjemahkan ke dalam bahasa yang lain, maka akan ada makna yang berkurang, bahkan hilang. Maksud kami akan ada makna tertentu dalam sebuah kalimat yang berkurang maknanya ketika di alih bahasakan ke dalam bahasa lain.

Setiap bahasa memiliki kekayaan kosakata yang berbeda untuk merujuk pada sebuah obyek. Sebagai contoh, bahasa arab memiliki 500 kosakata untuk kuda , lebih banyak daripada bahasa lainnya di dunia. (http://iasiuns.blogspot.co.id/2005/09/translation-salah-hilang-berubah_22.html)

Maka adalah sebuah anugerah bagi umat Islam, ketika bahasa asli Kitab Sucinya masih terjaga. Ketika mereka ingin memperdalam isi kandungan Kitab Sucinya, mereka bisa langsung merujuk bahasa aslinya. Orisinalitas isi kandungan ajaran Islam menjadi lebih terjaga.

Meskipun Islam dan Kitab Sucinya bisa dengan mudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, Umat Islam selalu merujuk bahasa asli ketika ingin menggali lebih dalam isi kandungannya.

Sedangkan umat Islam yang awam, tinggal membaca hasil terjemahan penggalian isi kandungan Al Quran yang dilakukan oleh para ulama yang mampu berbahasa Arab dan menguasai ilmu tafsir.

Tentu ini jauh lebih baik, dibandingkan jika para ahlinya saja sudah menggali isi kandungan kitabnya dengan bahasa terjemahan yang pesan - pesannya tidak tersampaikan sesempurna bahasa asli.

Mengapa Muslim Harus Berpakaian Arab?
Adalah sebuah anggapan yang keliru bahwa seorang muslim harus berpakaian Arab. Islam hanya menetapkan rumusan bagaimana pakaian seorang muslim seharusnya. 

Seorang muslim diwajibkan menutup auratnya secara sempurna. Misalnya seorang wanita muslim harus memakai pakaian yang menutup seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan. Lihat artikel kami terdahulu Jilbab Wanita Muslimah.  

Itu sama sekali bukan anjuran untuk memakai pakaian arab. Kalaupun ada seorang muslim non Arab yang memakai pakaian arab, maka apa masalahnya? 
Ada orang yang memakai pakaian ala eropa, ada yang memakai pakaian ala india, pakaian ala china, dan itu tidak masalah. 
Ada yang bergaya artis idolanya yang orang eropa, lalu dia memakai celana ala idolanya, memakai model rambut aneh - aneh sesuai model rambut idolanya, dan seterusnya.

Lalu mengapa ada sebagian orang yang mencibir seseorang muslim yang memakai pakaian arab? Apalagi jika orang yang berpakaian arab ini memakai pakaian ala arab karena mereka mencintai Nabi dan para shahabat nabi, sebingga mereka memakai pakaian gaya mereka . 


Sebagai penutup bab “Islam Agama Orang Arab?” ini , maka kami ingin mengingatkan kembali,bahwa Islam adalah agama yang sempurna yang memang didesain cocok untuk diterapkan oleh semua bangsa di dunia dan sepanjang waktu sampai hari kiamat, dan tidak akan ada Nabi lagi setelah nabi Muhammad, dan tidak ada syariat baru lagi yang menggantikan syariat Allah yang dibawa oleh Nabi Muhammad Shallallhu’alaihi wa sallam.

Pada Hari ini telah Aku sempurnakan bagimu agamamu, dan telah Aku sempurnakan nikmat-Ku, dan Aku ridha Islam sebagai agama bagimu sekalian..(qs al-maidah: 3)

Al Hafidh Ibnu Katsir rahimahullah dalam Tafsir-nya berkata : “Ini merupakan nikmat Allah yang terbesar bagi ummat ini, dimana Allah telah menyempurnakan bagi mereka agama mereka sehingga mereka tidak butuh kepada selain agama Islam dan tidak butuh kepada Nabi selain Nabi mereka shalawatullahi wasalaamu alaihi. 
Karena itulah Allah menjadikan Nabi ummat ini (Muhammad shallallahu alahi wasallam, pent.) sebagai penutup para Nabi dan Allah mengutusnya untuk kalangan manusia dan jin, maka tidak ada perkara yang haram kecuali apa yang dia haramkan, dan tidak ada agama kecuali apa yang dia syariatkan. Segala sesuatu yang dia kabarkan adalah kebenaran dan kejujuran tidak ada kedustaan padanya dan tidak ada penyuluhan.” (Tafsir Al Quranul Adzim 3/14. Dar Al Ma’rifat).



Comments

iklan

iklan
Bimbingan Islam Untuk Pribadi dan Masyarakat

Popular posts from this blog

Tatacara Shalat Wajib 5 Waktu untuk Pemula Dilengkapi Gambar

Menentukan Tibanya Waktu Shalat Tanpa Jam dan Jadwal

9 Amalan Yang Harus Dibiasakan Seorang Mualaf

Bagaimana Seorang Mualaf Memperdalam Ilmu Agamanya

Pentingnya menuntut ilmu dalam Islam

4 Alasan Mengapa Seseorang Masuk Islam

TATA CARA MENGERJAKAN WUDHU YANG BENAR SESUAI SUNNAH