Pentingnya menuntut ilmu dalam Islam

Pentingnya menuntut ilmu dalam Islam
Islam memberikan penekanan akan pentingnya menuntut ilmu. Tidak ada agama yang memberikan perhatian yang besar terhadap ilmu melebihi Islam.

Islam menjadikan menuntut ilmu sebagai sebuah kewajiban bagi umat Islam. Meninggalkan menuntut ilmu bisa juga menjadi sebuah dosa ketika ilmu tersebut berkaitan dengan kewajiban-kewjiban yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim

. Nabi shallallhu’alaihi wa sallam pernah bersabda:
“Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim”. (hadits riwayat tirmidzi).

Kewajiban ini tidak dibatasi hanya pada jenis kelamin ataupun kelas sosial tertentu, akan tetapi ini adalah kewajiban untuk setiap muslim, apakah dia wanita, laki-laki, kaya, miskin, kulit hitam maupun kulit putih, jawa maupun tiongkok, semuanya tanpa kecuali.

Ada anggapan bahwa kaum wanita di dalam agama Islam dibatasi haknya untuk menuntut ilmu, maka itu tidaklah benar. Insya Allah akan datang uraiannya pada postingan yang akan datang.
Allah menaikkan derajad orang-orang yang berilmu dan memuji mereka di beberapa tempat dalam al quran.

Keutamaan Orang Berilmu

“Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat”. (quran 58 :11)

Ada perbedaan yang cukup besar antara seorang muslim yang memiliki ilmu dengan seorang muslim yang tidak berilmu. Hal ini sebagaimana dengan sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,

“Keutamaan seorang ulama atas ahli ibadah adalah seperti keutamaan bulan purnama atas seluruh benda-benda langit lainnya”. (abu dawud)

Lalu mengapa Allah memberikan keutamaan yang sedemikian rupa kepada orang-orang yang berilmu dibandingkan orang-orang yang tidak berilmu?

 Kita tahu bahwa tugas para nabi adalah untuk menyampaikan ilmu. Ilmu kepada segenap makhluk Allah, ilmu yang berasal langsung dari Pencipta mereka. Ilmu tentang Dzat Allah, tentang nama dan sifat-sifat-Nya. Ilmu yang menunjukkan kepada manusia tentang hal-hal apa saja yang mendatangkan keridhoan Allah, dan apa saja yang bisa mengakibatkan kemurkaan Allah.

Dengan mempertimbangkan semua ini bukankah cukup jelas bagi kita keutamaan ilmu dan orang-orang yang berilmu?

Ilmu yang Diwajibkan Bagi Seorang Muslim
Sudah seharusnya seorang muslim untuk senantiasa menuntut ilmu. Mencari tahu bagaimana dia menyembah Allah dengan cara yang benar, mencari tahu apa saja amal-amal yang bisa mendatangkan keridhoan Allah, amal-amal apa saja yang mendatangkan kemurkaan Allah.

 Tanpa ilmu, seseorang akan menjalani hidupnya dengan hal-hal yang dimurkai Allah tanpa dia sadari. Dia melakukan amalan-amalan yang menurut dia baik, padahal bisa jadi amalan yang dilakukannya adalah amalan yang dilarang agama.

Perkara apa dari agama yang harus saya ketahui ilmunya?
Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, jika saya diwajibkan untuk menuntut ilmu agama, sedangkan ilmu agama memiliki cabang-cabang yang luas, maka saya harus mulai dari mana?

Seorang ulama besar Islam, Imam Ahmad Bin Hambal menjawab bahwa adalah sebuah kewajiban bagi setiap muslim untuk mempelajari ilmu-ilmu yang dengan ilmu tersebut, dia bisa mengamalkan ajaran agamanya dengan benar. Berikut adalah ilmu-ilmu yang hendaknya dipelajari oleh setiap muslim:

1. Aqidah Islam. Ini adalah hal terpenting yang harus dipelajari oleh seorang muslim. Tiga belas tahun pertama masa kenabian Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam adalah untuk membenahi aspek ini. Meluruskan aqidah kita tentang Allah, bagaimana seharusnya aqidah seorang muslim yang benar, menegaskan bahwa tidak ada hak untuk disembah kecuali hanya milik Allah, dan hal - hal apa saja yang bisa membatalkan keislaman seseorang.

2. Ilmu tentang ibadah wajib. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Allah mewajibkan bagi kita berbagai bentuk amalan ibadah. Maka ilmu tentang bagaimana melaksanakan amalan ibadah ini dengan benar adalah sebuah kewajiban. Sebagai contoh, Allah mewajibkan shalat 5 waktu sehari semalam. Maka wajib bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara melaksanakan ibadah shalat ini dengan benar, hal-hal apa saja yang membatalkan shalat, dan sebagainya.

3. Ilmu tentang apa yang halal dan apa yang haram. Kita wajib mengetahui apa saja yang Allah halalkan dan apa yang Allah haramkan bagi kita dalam hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari masing-masing dari kita. Seorang pedagang hendaknya mengetahui hal-hal apa saja yang diharamkan dalam berjual beli, begitu pula dengan muslim yang terjun dalam bidang-bidang lainnya hendaknya mengilmui apa saja yang halal dan yang haram dari bidang yang digelutinya.

4. Seorang muslim hendaknya juga mempelajari bagaimana cara untuk membersihkan hatinya dan amalan dari hal-hal yang tercela. Bagaimana menumbuhkan rasa cinta kepada Allah, juga bagaimana cara meneladani tuntunan Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam dalam kehidupan sehari-hari.

5. Adapun ilmu dunia yang bermanfaat untuk menunjang kehidupan dan kemaslahatan kaum muslimin, seperti ilmu kedokteran, ilmu teknik sipil, ilmu pertambangan, dan sebagainya, maka menurut para  ulama menuntut ilmu seperti itu hukumhya fardhu kifayah. Artinya harus ada jumlah yang cukup dari kaum muslimin untuk menguasai ilmu tersebut, sehingga membawa maslahat pada masyarakat.
Contoh, ilmu kedokteran. Hendaknya ada diantara kaum muslimin yang mempelajari ilmu tersebut dalam jumlah yang mencukupi untuk kebutuhan dokter seluruh penduduk di wilayah tersebut, sehingga kaum muslimin mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Begitu juga ilmu dunia yang bermanfaat lainnya.
Termasuk dalam ilmu fardhu kifayah ini adalah cabang - cabang dari ilmu fiqih, penjelasan detail para ulama, dan perbedaan pendapat di antara mereka. ( muslim.or.id/18863-gapai-surga-dengan-ilmu-agama.html

Demikianlah pembahasan kita tentang keutamaan menuntut ilmu, bagaimana seharusnya kita mulai menuntut ilmu.
Mengakhiri artikel ini, mari kita renungkan hadits nabi berikut:

“Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalan baginya jalan menuju surga”.(hadits riwayat tirmidzi).

Comments

iklan

iklan
Bimbingan Islam Untuk Pribadi dan Masyarakat

Popular posts from this blog

Tatacara Shalat Wajib 5 Waktu untuk Pemula Dilengkapi Gambar

Menentukan Tibanya Waktu Shalat Tanpa Jam dan Jadwal

Bagaimana Seorang Mualaf Memperdalam Ilmu Agamanya

9 Amalan Yang Harus Dibiasakan Seorang Mualaf

4 Alasan Mengapa Seseorang Masuk Islam

Tata Cara Mandi Besar Sesuai Petunjuk Nabi

TATA CARA MENGERJAKAN WUDHU YANG BENAR SESUAI SUNNAH