Umrah, Hukum dan Keutamaannya

definisi umrah. keutamaan umrah, ,dan hukum umrah
www.flickr.com/photos/88650008@N05/ 
Definisi Umrah

Secara bahasa , umrah artinya berkunjung. Konon,menyengaja pergi ke tempat yang ramai. Disebut umrah karena bisa dilakukan sepanjang umur.
Secara istilah syar'i, umrah adalah menyengaja datang ke ka'bah untuk melaksanakan ibadah, yaitu thawaf dan sa'i.

Hukum Umrah
Para ulama berselisih pendapat dalam menentukan hukum ibadah umrah terhadap orang yang sudah wajib haji, ke dalam dua pendapat:


Pertama, umrah diwajibkan sekali seumur hidup. Ini adalah madzhab asy syafi'i dalam salah satu pendapatnya dan salah satu riwayat dari Ahmad. Pendapat ini diriwayatkan dari 'Umar, Ibnu 'Abbas, Zaid dan Tsabit, Ibnu 'Umaar dan sekelompok ulama salaf lainnya. Argumen mereka sebagai berikut:

  1. Firman Allah : 'dan sempurnakanlah haji dan umrah dengan ikhlas karena Allah." (al baqarah : 196).   Perintah ini menunjukkan wajib, kemudian kata 'umrah dihubungkan pada Haji.
  2. Haditas 'Aisyah, ia berkata,"aku berkata,'wahai Rasulullah,apakah kaum wanita juga berjihad?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab,"benar, mereka wajib berjihad di medan yang tidak ada pertempuran di dalamnya, yakni haji dan umrah. (hr ahmad). Zhahir hadits ini menunjukkan , kaum wanita juga wajib melaksanakan ibadah umrah.
  3. Hadits ash shubay bin ma'bad, ia berkata," aku datang menghadap 'Umar, lalu aku katakan,'wahai amirul mukminin, sesungguhnya aku telah memeluk agama Islam, dan aku mendapati haji dan 'umrah diwajibkan atas diriku. Lantas akupun berihram untuk haji dan 'umrah'. 'Umar berkata,"berarti kamu telah mendapat hidayah melalui lisan Nabimu". (shahih riwayat an Nasa'i)
  4. Umrah adalah haji kecil, menurut pendapat jumhur 'ulama. (Fathul Bari dan tafsir ath thabari)
Kedua, umrah hukumnya sunnah, tidak wajib. Ini adalah madzhab Abu Hanifah, Malik, Asy syafi'i dalam pendapat lamanya, dan riwayat lainnya dari Ahmad. Ini juga pendapat yang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud. Ini adalah pendapat yang juga dipilih oleh Ibnu Taimiyyah.

Dalil mereka adalah:
    1. Diriwayatkan dari Jabir, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah ditanya tentang umrah, apakah hukumnya wajib? Beliau menjawab,"tidak , dan jika kalian melakukan umrah, maka itu lebih baik." (dhaif, diriwayatkan oleh at Tirmidzi)
    2. Diriwayatkan dari Thalhah dengan sanad marfu',"haji itu jihad, dan umrah itu anjuran," (dhaif, riwayat Ibnu Majah)
    3. Haji dan umrah adalah dua ibadah sejenis. Jika yang lebih besar sudah dilaksanakan, maka yang kecil tidak wajib dilaksanakan. Seperti berwudhu beserta mandi. Meskipun berwudhu beserta mandi itu lebih baik dan lebih sempurna. Demikian Rasulullah shalllallahu 'alaihi wa sallam melakukannya, tetapi beliau memerintahkan mereka supaya melaksanakan haji tammatu' seraya bersabda: "umrah telah masuk dalam pelaksanaan haji hingga hari kiamat." (shahih)
    4. Semua pelaksanaan umrah terdapat dalam pelaksanaan ibadah haji, dan ibadah haji hanya diwajibkan sekali seumur hidup. Ini menandakan bahwa umrah hukumnya tidak wajib. (majmu' al fatawa XXVI/8)
    Kesimpulan 

    Umrah hukmnya tidak wajib, tapi sunnah.
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak wajib, tetapi jika kamu umrah, maka itu lebih utama.” (HR. at-Tirmidzi berkata, “Hadits ini shahih.”).

    Penulis Kitab Shahih Fiqih Sunnah berkata : hadits -hadits yang dipakai kelompok kedua semuanya dhaif. Demikian juga dalil - dalil yang diajukan oleh kelompok yang mewajibkannya tidak secara jelas menyatakan bahwa hukum melaksanakan ibadah umrah adalah wajib. Firman Allah, "dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah ikhlas karena Allah," (al baqarah 196) hanyalah berkaitan dengan kewajiban menyempurnakannya bagi orang yang sudah memulainya. Adapun hukum asalnya hanya diwajibkan haji saja, karena Allahberfirman:
    "mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah," (ali Imran : 97)
    Ayat hanya menyebutkan tentang haji saja , tidak menyebutkan tentang umrah.

    Adapun pernyataan bahwa umrah adalah berkedudukan sebagai haji kecil, justru dijadikan Ibnu Taimiyyah sebagai bantahan terhadap pihak yang mewajibkannya, bukan sebagai dalil yang mendukung mereka. Karena ini berarti mewajibkan dua kali haji, dan ini tertolak. Bagaimanapun, yang lebih berhati -hati adalah dilaksanakan karena adanya kemungkinan, tambahan kata umrah yang tercantum dalam hadits 'Aisyah adalah tambahan yang shahih. Dan karena mengandung kemungkinan bahwa yang dimaksud dari sabdanya:
    "umrah telah masuk dalam pelaksanaan haji , seperti dua jari ini".
    Kewajiban umrah itu seperti kewajiban ibadah haji. Sebab bagi yang melaksanakan umrah dengan dalil wajib berarti dia sudah membebaskan dirinya dari kewajiban tersebut, menurut ijma'. Wallahu a'lam.

    Keutamaan Umrah

    Umrah merupakan ibadah yang paling agung dan paling utama yang dapat menaikkan derajat manusia danmenghapuskan kesalahannya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah menganjurkan baik lewat perkataan maupun perbuatan.
    1. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "umrah ke umrah menghapuskan dosa di antara keduanya." (shahih riwayat Bukhari dan Muslim)
    2. Rasulullah shallallhu 'alaihi wa sallam bersabda: "sertakan haji dengan umrah , karena keduanya dapat mengikis kefakiran dan dosa, sebagaimana pandai besi menghilangkan kotoran - kotoran besi, emas dan perak." (Shahih riwayat at tirmidzi).
    3. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabat juga melaksanakan umrah. dan amalan ini terus berlangsung setelah beliau wafat.
    Waktu Pelaksanaan Umrah

    Menurut jumhur ulama, umrah boleh dilaksanakan di sepanjang tahun, hanya saja akan lebih baik jika dilaksanakan pada bulan Ramadhan, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam , " umrah pada bulan Ramadhan setara dengan haji bersamaku." (Shahih riwayat Bukhari dan Muslim)

    Umrah Boleh Dilaksanakan Sebelum Haji

    Umrah boleh dilaksanakan sebelum haji. Hal ini berdasarkan apa yang diriwayatkan dari Ikrimah bin Khalid, ia bertanya kepada Ibnu  Umar tentang pelaksanaan umrah sebelum haji. Ia menjawab "tidak mengapa". Ikrimah menuturkan , Ibnu Umar berkata , "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melaksanakan umrah sebelum berhaji". (Shahih riwayat Bukhari 1174)

    Apakah Ada Anjuran Untuk Melaksanakan Umrah Berkali - kali ?

    Umrah yang dilakukan berulang - ulang dengan beberapa kali perjalanan dalam satu tahun adalah sesuatu yang hukumnya boleh dan disunnahkan menurut jumhur / mayoritas ulama. Dalilnya adalah riwayat yang menyabutkan bahwa Aisyaah pernah melaksanakan umrah dua kali dalamsebulan, berdasarkan perintah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, umrah yang dilakukannya bersamaan dengan pelaksanaan haji, dan umrah yang dilaksanakannya dari Tan'im. Ini berdasarkan pendapat bahwa umrahnya tidak tertolak karena haji yang ia lakukan adalah haji qiran, sebagaimana pendapat jumhur ulama.
    Rasulullah juga bersabda, " umrah ke umrah berikutnya dapat menghapus dosa di antara keduanya". (shahih riwayat Bukhari dan Muslim)



    Dikutip dari Buku Shahih Fiqih Sunnah, Pustaka at Tazkia Jakarta 2006.


    Comments

    iklan

    iklan
    Bimbingan Islam Untuk Pribadi dan Masyarakat

    Popular posts from this blog

    Tatacara Shalat Wajib 5 Waktu untuk Pemula Dilengkapi Gambar

    Menentukan Tibanya Waktu Shalat Tanpa Jam dan Jadwal

    Bagaimana Seorang Mualaf Memperdalam Ilmu Agamanya

    9 Amalan Yang Harus Dibiasakan Seorang Mualaf

    4 Alasan Mengapa Seseorang Masuk Islam

    Pentingnya menuntut ilmu dalam Islam

    Tata Cara Mandi Besar Sesuai Petunjuk Nabi

    TATA CARA MENGERJAKAN WUDHU YANG BENAR SESUAI SUNNAH