Yesus Dalam Pandangan Islam bag-1

Yesus Dalam Pandangan Islam
freephotosbank.com
Pandangan Islam kepada sosok Yesus terletak di antara dua pandangan yang saling bertolak belakang. Pada satu sisi, Orang - orang Yahudi menolak kenabian Yesus dan menjulukinya "penipu ulung". Sementara di sisi yang lain, umat Nasrani, menganggap Yesus sebagai Putra Allah dan mereka menyembah kepada Yesus.

Dalam Islam , Yesus disebut sebagai Nabi Isa 'alaihis salam (salam sejahtera baginya). Salah seorang dari Nabi dan Rasul Allah. Untuk selanjutnya kami akan menggunakan nama Nabi Isa untuk menyebut Yesus dalam Islam.


Pesan Allah untuk kemanusiaan adalah sama, yaitu untuk memberikan ibadah hanya pada Allah saja, dan menjalani hidup sesuai dengan petunjuk Allah. Pesan inilah yang telah diwahyukan kepada Nabi Adam sebagai manusia pertama, lalu diwariskan kepada anak keturunannya.

Begitu pula semua wahyu yang turun setelah itu kepada Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa dan padaakhirnya Nabi Muhammad, membawa pesan yang sama, sembahlah Allah saja.

Dengan demikian, Islam menganggap segala sesuatu yang tampak kontradiksi dalam agama - agama wahyu sebagai sebuah penambahan yang dilakukan manusia ke dalam pesan dan ajaran agama - agama ini, tidak terkecuali kontradiksi mengenai jati diri Nabi Isa menurut tiga agama besar dunia, Islam, Kristen , dan Yahudi.

Al qur-an memang tidak menyajikan detail kisah Nabi Isa, akan tetapi dalam al quran cukup lengkap mengisahkan aspek - aspek penting dari kisah kelahirannya, misi kenabiannya, mujizatnya, dan kenaikannya ke surga. Al quran juga meluruskan pandangan umat Yahudi dan Umat Nasrani yang saling bertolak belakang mengenai Nabi Isa. Anda akan melihat, bagaimana Allah mengungkapkan kebenaran tentang Nabi Isa di dalam al qur-an.

Kelahiran Isa dari Perawan Suci Maryam

Sebagaimana umat Nasrani, kaum Muslimin juga menganggap bahwa ibunda nabi Isa adalah seorang perawan yang tidak pernah disentuh oleh laki - laki manapun. Sebuah mujizat dari Allah , bahwa Maryam bisa mengandung dan melahirkan Nabi Isa. Allah menggambarkan kisah ini di dalam al Qur-an,

"Dan ingatlah (kisah) Maryam (yang tersebut) di dalam Kitab, dari hal Maryam, Ketika dia menjauhkan diri dari keluarganya ke sebuah tempat di sebelah timur. Maka diadakan tabir yang akan melindunginya dari mereka, lalu Kami utuslah kepadanya Roh Kami, maka menjelmalah dia menyerupai manusia yang sebenarnya.
 Dia (Maryam) berkata,"sesungguhnya aku berlindung kepada Ar rahman (Yang  Maha Pemurah) daripadamu, jika kamu seorang yang bertakwa".
 Ia (roh  itu) berkata,"sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Rabb (Tuhan)mu, untuk menganugerahkan kepada engkau seorang anak laki - laki yang suci".
 Dia (Maryam) berkata,"bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki - laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku, dan aku bukan (pula) seorang perempuan jahat".
 Dia(roh itu) berkata,"Demikianlah Tuhanmu berfirman,'hal itu adalah mudah bagi Ku (Allah),dan agar Kami (Allah) menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami (Allah), dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan".
(Quran surat Maryam: 16-21)

Fakta bahwa Nabi Isa lahir tanpa adanya bapak, tidak mengharuskan bahwa dia memiliki unsur Ketuhanan ataupun Tuhan yang menjelma. Tidak pula Nabi Isa adalah anak Tuhan. Bahkan sebelum Nabi Isa , ada yang lebih menakjubkan, yaitu lahirnya Nabi Adam yang tanpa bapak dan tanpa ibu. Baik Nabi Adam maupun Nabi Isa adalah makhluk ciptaan Allah dan mengabdi hanya kepada Allah.

"Sesungguhnya permisalan Isa di sisi Allah, adalah seumpama Adam jua. Dijadikan-Nya dia dari tanah, kemudian Dia berkata:"Jadilah!" maka diapun jadi".
(Quran surat ali imron : 59)

Mukjizat Nabi Isa 'alaihissalam
Baik agama Islam maupun agama Nasrani sama - sama meyakini bahwa Nabi Isa memiliki dan pernah menunjukkan mukjizatnya. Mujizat yang dimiliki oleh Nabi Isa adalah atas izin dan kehendak Allah, Dzat Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.

"Dan ingatlah ketika Allah berfirman,"Wahai Isa putra Maryam! Ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu sewaktu aku menguatkanmu dengan Rohul Qudus. Engkau dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan setelah dewasa. 
Dan ingatlah ketika aku mengajarkan menulis kepadamu, (juga) hikmah. Taurat, dan Injil. 
Dan ingatlah ketika engkau membentuk dari tanah berupa burung dengan seizin-Ku, kemudian engkau meniupnya, lalu menjadi seekor burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku.
 Dan ingatlah, ketika engkau menyembuhkan orang yang buta sejak lahir dan orang yang berpenyakit kusta dengan seizin-Ku. 
Dan ingatlah ketika engkau mengeluarkan orang mati (dari kubur menjadi hidup) dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuhmu) di kala engkau mengemukakan kepada mereka keterangan - keterangan yang nyata, lalu orang - orang kafir di antara mereka berkata,"ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata". (Quran surat 5 : 110)

Allah telah mengutus para nabi dengan membawa mujizat yang spesifik sesuai dengan bangsa di mana nabi tersebut diutus, uuntuk membuktikan kebenaran risalahnya.
Mujizat ini bukanlah berasal dari kemampuan para nabi itu sendiri, tetapi semata - mata berasal dari Kekuatan dan Kehendak Allah. Begitu juga mujizat yang dibawa Nabi Isa.

Ketika itu bangsa Yahudi memiliki kemajuan di bidang pengobatan, Nabi Isa / Yesus datang membawa mujizat bisa menyembuhkan orang buta sejak lahir, menyembuhkan kusta, bahkan "menyembuhkan"(menghidupkan) orang mati atas izin Allah, sesuatu yang paling luar biasa dalam dunia pengobatan yang bahkan tidak bisa dilakukan oleh dunia kedokteran moderen.

Semua ini untuk membuktikan kebenaran pesan yang disampaikan oleh Nabi Isa/Yesus dan untuk meyakinkan bangsa Yahudi kala itu, bahwa Isa bin Maryam benar - benar utusan Allah untuk Bani Israil.

Bersambung... Yesus Dalam Pandangan Islam bag-2



Comments

iklan

iklan
Bimbingan Islam Untuk Pribadi dan Masyarakat

Popular posts from this blog

Tatacara Shalat Wajib 5 Waktu untuk Pemula Dilengkapi Gambar

Menentukan Tibanya Waktu Shalat Tanpa Jam dan Jadwal

Bagaimana Seorang Mualaf Memperdalam Ilmu Agamanya

9 Amalan Yang Harus Dibiasakan Seorang Mualaf

4 Alasan Mengapa Seseorang Masuk Islam

TATA CARA MENGERJAKAN WUDHU YANG BENAR SESUAI SUNNAH

Pentingnya menuntut ilmu dalam Islam

Tata Cara Mandi Besar Sesuai Petunjuk Nabi