Do'a - Do'a Sehari Penuh Seorang Muslim

Do'a - Do'a Sehari Penuh Seorang Muslim mualaf
Pada pelajaran terdahulu, kita telah belajar tentang do'a di dalam Islam. Di antara keindahan Islam adalah diajarkannya berbagai do'a bagi setiap muslim dalam setiap aktifitasnya.
Seorang muslim yang senantiasa butuh dengan pertolongan Allah, ingin dekat  dan selalu mengingat Allah hendaknya membiasakan diri membaca do'a - do'a dalam setiap aktifitas kesehariannya.

Mengamalkan bacan do'a - do'a yang Allah ajarkan di dalam al Quran dan do'a - do'a yang pernah diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tentu memiliki keutamaan tersendiri dibanding do'a dari selainnya.
Berikut ini do'a - do'a sehari - hari seorang muslim :

  1. Do'a Ketika Bangun Tidur. Ketika seorang muslim bangun dari tidurnya di pagi hari, maka dia bisa membaca do'a : Alhamdu lillaahilladzi ahyanaa ba'da maa amaatana wa ilaihin nusyur (artinya : segala puji bagi Allah yang telah membangunkan kami setelah menidurkan kami dan kepada - Nya lah kami dibangkitkan) (HR Bukhari no.6325).
  2. Do'a ketika masuk wc. Ketika seorang muslim akan memasuki wc, hendaklah ia membaca "Allahumma inni a'udzubika minal khubu-tsi wal khoba-its" (artinya : Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki- laki dan setan perempuan. (HR bukhori no.142). 
  3. Do'a keluar WC.
    • “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa setelah beliau keluar kamar mandi beliau ucapkan “ghufronaka” (Ya Allah, aku memohon ampun pada-Mu).”(HR. Abu Daud no. 30, At Tirmidzi no. 7, Ibnu Majah no. 300, Ad Darimi no. 680. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
  4. Do'a sebelum dan sesudah makan. Ketika seorang muslim hendak makan atau minum, maka dia membaca "bismillah"(artinya : dengan nama Allah) dan setelah makan dia mengucapkan "Alhamdulillah" (artinya : segala puji bagi Allah) 
    • Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
      إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِىَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِى أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ
      Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala. Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: “Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)”.” (HR. Abu Daud no. 3767 dan At Tirmidzi no. 1858. At Tirmidzi mengatakan hadits tersebut hasan shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut shahih) https://rumaysho.com/1114-sebelum-makan-bacalah-bismillah.html
    • “Sesungguhnya Allah Ta’ala sangat suka kepada hamba-Nya yang mengucapkan tahmid (alhamdulillah) sesudah makan dan minum” (HR. Muslim no. 2734) https://rumaysho.com/6048-do-setelah-makan.html
  5. Do'a keluar rumah. Ketika seorang muslim keluar rumah untuk beraktifitas hari itu, hendaknya ia membaca “Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illa billah” (Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya).
    • Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
      إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ قَالَ « يُقَالُ حِينَئِذٍ هُدِيتَ وَكُفِيتَ وَوُقِيتَ فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِىَ وَكُفِىَ وَوُقِىَ ».
      Jika seseorang keluar rumah, lalu dia mengucapkan “Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illa billah” (Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya), maka dikatakan ketika itu: “Engkau akan diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga”. Setan pun akan menyingkir darinya. Setan yang lain akan mengatakan: “Bagaimana mungkin engkau bisa mengganggu seseorang yang telah mendapatkan petunjuk, kecukupan dan penjagaan?!” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih) https://muslim.or.id/5761-keutamaan-dzikir-ketika-keluar-rumah.html
  6. Do'a Naik Kendaraan
    • Jika sudah berada di atas kendaraan untuk melakukan perjalanan, hendaklah mengucapkan, “Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.” Setelah itu membaca,
      سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِى سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ
      Subhanalladzi sakh-khoro lanaa hadza wa maa kunna  lahu muqrinin. Wa inna ila robbina lamun-qolibuun[1]. Allahumma innaa nas’aluka fii safarinaa hadza al birro wat taqwa wa minal ‘amali ma tardho. Allahumma hawwin ‘alainaa safaronaa hadza, wathwi ‘anna budahu. Allahumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni a’udzubika min wa’tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.” (Mahasuci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga) (Hadits riwayat Muslim 1342, dari 'Abdullah bin Umar




      Sumber : https://rumaysho.com/1675-doa-saat-safar-doa-yang-mustajab.html
  7. Mengucapkan salam ketika berpapasan dengan muslim lainnya. Dia mengucapkan, "Assalamu'alaikum" (artinya : Salam sejahteraatas anda sekalian).Lalu dia menjawab "Wa'alaikum salam" (artinya : dan salam sejahtera atas kalian)
  8. Do'a Sebelum tidur
    • Dari Hudzaifah, ia berkata,

      كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ « بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا » . وَإِذَا اسْتَيْقَظَ مِنْ مَنَامِهِ قَالَ « الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا ، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ »

      “Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur, beliau mengucapkan: ‘Bismika allahumma amuutu wa ahya (Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup).’ Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan: “Alhamdulillahilladzii ahyaana ba’da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali).” (HR. Bukhari no. 6324)



      Sumber: https://muslim.or.id/5253-adab-islami-sebelum-tidur.html
Demikianlah beberapa doa harian seorang muslim . Masih ada banyak yang lainnya, akan tetapi kami cukupkan untuk menuliskan 7 doa di atas agar mudah diamalkan dan dibiasakan, terutama bagi anda seorang mualaf yang baru masuk Islam.


Comments

iklan

iklan
Bimbingan Islam Untuk Pribadi dan Masyarakat

Popular posts from this blog

Tatacara Shalat Wajib 5 Waktu untuk Pemula Dilengkapi Gambar

Menentukan Tibanya Waktu Shalat Tanpa Jam dan Jadwal

Bagaimana Seorang Mualaf Memperdalam Ilmu Agamanya

9 Amalan Yang Harus Dibiasakan Seorang Mualaf

4 Alasan Mengapa Seseorang Masuk Islam

TATA CARA MENGERJAKAN WUDHU YANG BENAR SESUAI SUNNAH

Pentingnya menuntut ilmu dalam Islam

Tata Cara Mandi Besar Sesuai Petunjuk Nabi